Tag Archives: tulisan

Catatan: Sirna

Sebelum pindah ke Bangladesh, E sempat berkata “Jangan khawatir tentang bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi, sebagian besar dari mereka berbicara bahasa Inggris dan kamu bisa berkawan dengan orang setempat dengan mudah,” Sayangnya, pernyataan tersebut tidak begitu tepat karena saya selalu … Continue reading

Posted in Catatan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Catatan: Tentang Bekerja

Sebagai orang yang enggak bisa anteng dan meneng, saya enggak bisa hanya duduk di rumah dan do nothing sebagai ibu rumah tangga. Bahkan, saya enggak pernah berminat atau bercita-cita untuk menjadi a fulltime housewife. Rasanya ada sesuatu yang kurang dalam … Continue reading

Posted in Catatan, Indonesia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Catatan: Tentang Nama

Beberapa bulan terakhir ini, saya sedang bingung mikirin nama anak. Saya enggak mau nama yang hanya sekedar keren tetapi nama yang punya arti dan makna. Apalagi kata orang, nama adalah doa. Ya toh? Setelah berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan mencari nama, saya baru … Continue reading

Posted in Catatan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Catatan: Novel

Ada dua hal yang saya suka dalam Catatan Pinggir Goenawan Mohammad yang berjudul Heteroglosia ini yakni: “Novel adalah medium tempat pelbagai ragam bahasa bisa masuk, karena ia menampung percakapan sehari-hari: dialek daerah, bahasa khas satu kelompok sosial, bahasa dengan istilah profesional, bahasa … Continue reading

Posted in Catatan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Catatan: Surat teruntuk Tuhan

Bali, 26 Juli 2009 Yth: t[T].uhan Pernah suatu hari kubertanya pada diriku sendiri tentang siapakah Tuhan itu? Ketika aku mempertanyakan hal tersebut kepada mereka yang religious, beberapa dari mereka akan menganggapku orang yang berdosa besar hanya karena aku mempertanyakan pertanyaan … Continue reading

Posted in Catatan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Poem: Dan Kau Lelaki Terindahku

Ini tubuhku, milikku. Ini hatiku, masa depanku. Dan ini. . . diriku, milikmu seutuhnya. Pernah suatu pagi, kita berjalan berdua, gelap dan hening. Aku terus berkata-kata ini itu dalam langkah tergesa, dengan kau di sampingku. Hingga kuucapkan, “Sayang, jangan lagi … Continue reading

Posted in Catatan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment