Catatan: Pulang

Masih ingat beberapa minggu yang lalu saya menulis catatan tentang kawan yang tiba-tiba menghilang. Dia mendadak sirna. Empat puluh empat hari lamanya, keluarga dan kawan dibuat resah. Berbagai media memberitakan tentang kejadian tersebut dengan berbagai teori. Tak hanya media saja yang berteori tetapi juga jaringannya. Dan sebuah kabar, akhirnya kami terima pada hari ke empat … Continue reading Catatan: Pulang

Catatan: Sirna

Sebelum pindah ke Bangladesh, E sempat berkata “Jangan khawatir tentang bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi, sebagian besar dari mereka berbicara bahasa Inggris dan kamu bisa berkawan dengan orang setempat dengan mudah,” Sayangnya, pernyataan tersebut tidak begitu tepat karena saya selalu mengalami miscommunication baik dengan supir, asistan rumah tangga atau karyawan pusat kebugaran but well what … Continue reading Catatan: Sirna