Music: The Good Good

The Good Good by Snoop Lion

Spades like these occasions I love
Running round going nowhere
Glad I get to spend all your time
Probably cause I know that I’m the one that makes you smile
I love the way you say my name
And how you laugh at all the stupid things I say
It’s all lovin, no hate

Hanging out with you
While you hanging hanging on my arm
And I like it
Your hand on my back
While we drivin drivin in my car
And I like it

[Chorus:]
This is the good good
This is what people look all their lives to find
And baby we found it
Right on time
This is the good good
And now that we got it
We gotta keep it going strong
Gotta keep it going on ye
Keep it strong
Keep keep it going on ye
Keep it strong
Keep keep it going on ye

[Verse 2:]
Anytime I’m feeling alone
They’ll be a text from you on my phone
Just to say you’re thinking of me
And when we’re in the club I know it’s only me you see
Love the way you have my back
And how when I make no sense
You still understand
When nobody else can

Hanging out with you
While you hanging hanging on my arm
And I like it
Your hand on my hand
While we kissing kissin in the dark
And I like it

[Chorus:]

[Bridge:]
Oh this love
Is the best love that can ever be
And I get high on you and me
Anyone can see
This is the good good

[Chorus: x2]

Leave a comment

Filed under Music

Music: Stay

Stay by Rihanna

All along it was a fever
A cold sweat hot-headed believer
I threw my hands in the air, said “Show me something”
He said “If you dare, come a little closer”

Round and around and around and around we go
Oh-Oh now tell me now tell me now tell me now you know

Not really sure how to feel about it
Something in the way you move
Makes me feel like I can’t live without you
It takes me all the way, I want you to stay

It’s not much of a life you’re living
It’s not just something you take, it’s given

Round and around and around and around we go
Oh-Oh now tell me now tell me now tell me now you know

Not really sure how to feel about it
Something in the way you move
Makes me feel like I can’t live without you
It takes me all the way, I want you to stay

Ooh, Ooh-Ooh the reason I hold on
Ooh, Ooh-Ooh ’cause I need this hole gone

Funny you’re the broken one
But I’m the only one who needed saving
‘Cause when you never see the lights
It’s hard to know which one of us is caving

Not really sure how to feel about it
Something in the way you move
Makes me feel like I can’t live without you
It takes me all the way, I want you to stay

Hey-Hey, Hey, stay, Aye-Aye-Aye-Aye
I want you to stay, Ooh-Ooh

Leave a comment

Filed under Music

Music: Stay with Me

Stay With Me by Sam Smith

Guess it’s true, I’m not good at a one-night stand
But I still need love ’cause I’m just a man
These nights never seem to go to plan
I don’t want you to leave, will you hold my hand?

Oh, won’t you stay with me ’cause you’re all I need?
This ain’t love, it’s clear to see
But darling, stay with me

Why am I so emotional?
No, it’s not a good look, gain some self-control
And deep down I know this never works
But you can lay with me so it doesn’t hurt

Oh, won’t you stay with me ’cause you’re all I need?
This ain’t love, it’s clear to see
But darling, stay with me

Oh, won’t you stay with me ’cause you’re all I need?
This ain’t love it’s clear to see
But darling, stay with me

Oh, won’t you stay with me ’cause you’re all I need?
This ain’t love, it’s clear to see
But darling, stay with me

Leave a comment

Filed under Music

BJ: The Power of Prayer

Have no anxiety at all, but in everything, by prayer and petition, with thanksgiving, make your requests known to God – Philippians 4:6

signature

Leave a comment

Filed under Bible Journal

Notes: My Reality

When I write, I do not need to present a picture perfect of life. My writing is often close to telling the truth.  I am  just trying to speaking the truth about things that effect me, about things that happen in our society. My writing is written with my perspective as watcher as well as  doer.

You know…. I also often consider that my writing is often very spiritual because it is all about emotion, it is all about life. It is because I just try to  reveal myself, tell my personal own problem and even lay all my deepest darkest secret because they are part of reality. It is my own reality, which sometimes can better or even worse than yours.

Yes, I choose to present the reality of life. I know that sometimes reality is bitter and painful but that is a real life. As a result, I do not expect no controversy because a controversy is the beginning of public discussion.

Jakarta. 26012015

signature

Leave a comment

Filed under Notes

Coretan: Delapan Ribu Dollar Melayang Karena e-Warisan

Belum lama ini, saya menemukan sebuah artikel yang dimuat oleh detik.com pada tanggal 27 Mei 2006 dengan judul “Tertipu Rp 80 Juta Gara-Gara Dapat Warisan via Email“. Artikel yang menarik, pikir saya.

Tertipu Rp 80 Juta Gara-Gara Dapat Warisan via Email

Ahmad Yunus-detiknews

Bandung – Hati-hati jika Anda menerima kiriman email tidak jelas. Hendra, seorang wiraswasta asal Bandung tertipu Rp 80 juta gara-gara menerima sebuah email tak jelas. Penipuan ini bermula ketika dirinya membuka email yang isinya telah menerima uang sebesar US 38 juta dolar.

Uang ini berasal dari sisa pembagian warisan seorang pengusaha asal Italia, Mario Julio. Pasalnya, dalam 2 bulan mendatang, dirinya, dikabarkan akan meninggal dunia. Mario berpesan agar uang tersebut dibagikan untuk dana sosial di Indonesia.

“Uang 80 juta itu untuk kebutuhan administrasi pengiriman dan sudah diberikan. Ini adalah kejahatan jaringan,” ungkap Kasatreskrim Polres Bandung Barat, AKP Suciptono saat menggelar jumpa pers di Mapolres Bandung Barat, Jalan Sukajadi, Bandung, Jum’at (26/05/2006).

Saat ini Mapolres Bandung Barat telah membekuk tersangka yang melakukan penipuan tersebut. Tersangka ini adalah pria asal Liberia, Walter Lordgate, 36 tahun. Ia ditangkap di Hotel Le’Meridien, Jakarta, Kamis sore (25/05/2006).

Walter Lordgate ditangkap aparat kepolisian ketika tengah terjadi pertemuan dengan Hendra. Pada pertemuan tersebut, tersangka sempat memperlihatkan sebagian uang warisan tersebut sebanyak US 500 dolar. Uang warisan tersebut seluruhnya dalam bentuk kertas berwarna hitam. Tersangka kemudian mencucinya dengan cairan khusus. Bak sulap, uang 100 Dollar Amerika tersebut pun muncul.

“Namun setelah diselidiki sisanya cuma uang kertas karton hitam saja,” ungkapnya. Saat ini Mapolres Bandung Barat mengamankan barang bukti berupa satu kotak hitam. Isinya, kertas karton hitam seukuran uang dollar. Kertas hitam seukuran uang dolar tersebut diikat dengan pita kuning bertuliskan “100 USD Defaced Bills”. Tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan aparat polisi.

“Untuk mencairkan seluruh uang tersebut, tersangka juga sempat meminta uang sebesar 180 ribu dolar,” ungkapnya. Hendra, si korban penipuan pun mesti gigit jari. Pasalnya, dari uang US 500 dolar yang sudah disulap tersebut dirinya hanya kebagian sekitar US 200 dolar saja. Sisanya diambil oleh kawan Walter Lordgate.

**

Saya tersenyum simpul. Bukan karena familiar dengan beritanya tapi saya merasa familiar dengan nama si pelaku, Walter Lordgate. Saya pernah melihat nama tersebut. Nama yang tertera dalam kartu United Nation palsu yang saya temukan di meja makan beberapa waktu lalu. Nama yang juga tertera di kartu keanggotaan fitness center di Kelapa Gading.

Apakah Walter Lordgate yang ada di dalam berita adalah Walter Lordgate yang saya kenal? Apakah Walter Lordgate dalam berita adalah Jordan? Apalagi Jordan pernah bercerita bahwa dulu dia sempat tinggal di Bandung dan sangat mengenal Bandung dengan baik. Ummmm….. sayang berita tersebut enggak dilengkapi dengan foto dan hanya detik.com saja yang memberitakan kejadian tersebut.

Jakarta, 19 Januari 2015

signature

Leave a comment

Filed under Coretan

Coretan Kedua: Teori Kedua, Partner In Crime

Fictional writing 

Teori kedua, Jeanny Tan adalah partner in crime Jordan dalam menjalankan bisnis abal-abalnya tersebut. Tugas si business partner biasanya mempersiapkan dokumen, menyiapkan hotel untuk targeted client, mencari client dan bahkan menyiapkan rekening bank untuk menampung uang dari hasil penipuan dan mengambil uang di bank dari hasil penipuan.

Seperti pada berita-berita yang dimuat oleh media massa pada umumnya, banyak perempuan Indonesia yang mau jadi partner in crime dari scammer asal Afrika Barat. Biasanya perempuan-perempuan macam ini, alias yang bisa diperdaya, adalah mereka yang malas bekerja dan ingin kaya instan.

Apalagi Jakarta adalah salah satu kota dengan living cost yang sangat tinggi di Indonesia. Biaya hidup tinggi, gaya hidup jor-joran. Akhirnya orang sikut sana sini untuk menikmati kemewahan hidup yang notabene hanya memberi kenikmatan hidup sesaat.

Nah kalau mental kita enggak kuat, maka penipuan atau korupsi bisa jadi jalan pintas untuk kaya instan baik bagi penipu kelas coro ampai kelas kakap, dari kelas kroco sampai konglomerat. Mereka enggak enggan tipu sana-sini.

Bicara tentang Jeanny Tan sebagai partner in crime Jordan, saya jadi ingat salah satu berita yang dimuat oleh tempo.co berjudul “Penipuan Online, Komplotan Afrika Punya Cara”.

Dalam berita tersebut, Bapak Komisaris Jerry Raimond yang saat itu menjabat sebagai Kepala Unit III Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengatakan bahwa komplotan scammer Afrika enggak bekerja sendirian, biasanya mereka mengajak beberapa perempuan Indonesia dengan cara menikahi atau memacari mereka.

Jangan kaget ya kalau sebenernya ternyata enggak sedikit dari mereka yang ternyata udah nikah di negara mereka. Tapi buat mbak-mbak ini, ya sudahlah toh dia kasih saya duit dan berada di pelukannya saya lebih lama ketimbang dengan istrinya.

Anyway, mbak-mbak pacar atau istri scammer ini pun kerap diminta untuk membuat KTP dengan nama palsu, perusahaan fiktif dan juga rekening bank palsu untuk menerima uang hasil penipuan tersebut. Tentu saja, si perempuan akan mendapatkan imbalan dari hal tersebut. Gede lho imbalannya bisa 5 juta rupiah sekali transaksi. Bayangkan kalau ada 4 transaksi saja dalam satu bulan? Dua puluh juta datang tanpa harus sekolah tinggi ataupun kerja keras.

Nah cara ini pun sebenernya sudah digunakan para drug dealer yang memanfaatkan perempuan Indonesia menjadi kurirnya. Enggak bedalah caranya. Sebelas dua belas.

Nah kalau toh Jeanny Tan adalah partner in crime Jordan maka Jeanny Tan harus berhati-hati. Kenapa? Biarkan saya bercerita di sini.

Pada tahun 2013, saya mengenal seorang perempuan bernama Yanti. Saya bertemu dengannya dua kali saja. Saya enggak terlalu kenal dengan Yanti, perempuan berbadan besar tersebut. Saya pun sempat menghadiri ulang tahunnya bersama dengan Jordan dan bertemu dengannya di salah satu restaurant di Mega Kuningan. Namun meskipun demikian, saya enggak terlalu mengenalnya.

Menurut cerita Jordan, dulu Yanti adalah asistan Flori, seorang agen visa khusus untuk orang Afrika Barat di Petamburan, Jakarta. Namun sejak Yanti mengenal dan berpacaran dengan orang Afrika, Yanti mulai membantu pacarnya untuk menampung uang hasil dari menipu atau mencuri.

Uang pun mulai mengalir bak aliran sungai Eloprogo yang keruh. Harta bergelimangan padanya. Mbak Yanti pun mulai menghiasi tubuhnya dengan emas dan berlian dari atas ke bawah. Maklum seperti kata pepatah Jawa “Kere munggah bale”, mbak Yanti ingin menunjukkan kesuksesannya dengan perhiasan tersebut.

Namun ada satu yang janggal daripada mbak Yanti. I don’t see happiness in her face. I wonder why? Does she feel insecure? Insecure about what? Is it because she is involved in a dirty business and police can arrest her and her boyfie anytime and anywhere? Well, perhaps!  Mungkin itu yang dia pikirkan.

Beberapa minggu yang lalu, Jordan semoat bercerita bahwa mbak Yanti ditangkap polisi. Sayangnya, suami atau pacar atau apalah itu panggilannya sedang kembali ke Nigeria. Lebih gilanya, sejak penangkapan mbak Yanti, si pacar enggak pernah memunculkan batang hidungnya sama sekali. While she was in jail, she was abandoned. Nobody paid a visit. They are afraid to be the next target of police. 

Keadaan tersebut membuat mbak Yanti depresi dan akhirnya meninggal dunia dalam penjara. O Lord… may she rest in peace. Somehow I understand. Brengsek betul si pacar. For the sake of love, she did everything for the beloved one without knowing that he is just another jerk. But what can we say? Easy comes, easy goes! In the end of the day, greed would bring you no where.

Nah kalau Jeanny Tan adalah partner in crime Jordan, apakah Jeanny Tan pemilik nomor handphone di kartu nama Stephanie Bilwa? Bisa jadi! Jadi kalau Jeanny Tan maka dia harus menyadari resiko dari bisnis kotor tersebut.  Belajarlah dari yang sudah-sudah karena saya yakin Jordan enggak akan melindunginya kalau Jeanny Tan sampai terjerat kasus hukum. Belajarlah dari kasus mbak Yanti.

Tapi entah mengapa saya merasa bahwa Jeanny Tan terlalu dungu untuk jadi partner in crimenya Jordan. She would spill the beans everywhere as we have seen it. Dia pun begitu menurut, melakukan segala sesuatu yang Jordan perintahkan mulai untuk berhati-hati dalam memposting tweet, berhenti meneror saya dan juga mulai bawel tentang keberadaan Facebook Jordan :-).

Namun itulah teori kedua saya, Jeanny Tan adalah partner in crime Jordan, which is unlikely.

Jakarta, 14 Januari 2015

signature

Leave a comment

Filed under Coretan